Syukuran Akhir Tahun MTs Suryalaya


Suryalaya-Tasikmalaya. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya gelar Syukuran Akhir Tahun Pelajaran 2016/2017 pada hari Sabtu lalu (20/5).

Syukuran akhir semester genap di tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan yang biasa disebut dengan Acara Pelepasan Kelas Sembilan, saat ini diberi nama Syukuran Akhir Tahun. Pasalnya acara “samen” ini dilaksanakan lebih awal sebelum pengumuman kelulusan disampaikan.
Artinya kelas sembilah masih memiliki beberapa rangkaian kegiatan di Madrasah. “Kegiatan ini disebut Syukuran Akhir Tahun, jadi perjalanan siswa-siswi sekalian belum tamat sampai di sini." Tegas kepala Madrasah, Iyed Tarya Sunarya. 

Pejabat Ketua Komite MA Serba Bakti yang juga mantan Kepala Pengajian Tradisional ini, dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terimakasih kepada orang tua siswa atas partisipasi dan kontribusinya membangun mushalla Madrasah yang telah selesai dibangun beberapa waktu lalu. Ia pun berharap pada tahun depan sekolah yang berdiri pada tahun 1977 ini dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis computer (UNBK).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 ini diawali dengan upacara adat mapag siswa/siswi kelas IX yang diwakili oleh Alan Wiguna dan Alya Nur Rafi’ah. Selain didominasi oleh asal pasundan, dari 155 siswa ini ada yang berasal dari Tawa Tengah, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Batam, Bangka, Muara Enim, dan Kalimantan Timur.

Acara inti pada haflah yang dilaksanakan H-7 dari bulan Suci Ramadhan 1438 H. ini digelar di Komlpek MTs/MA dengan hidmat, diawali dengan majlis do’a untuk Pendiri Pesantren, Abah Sepuh dan Abah Anom serta para Sesepuh/perintis pendidikan di Suryalaya. Tak luput berdo’a seraya mengharapkan diberi kemampuan melaksanakan amaliyah ibadah di Bulan Puasa yang akan datang.

Hingga Pukul 15.15 WIB., acara ini dimeriahkan dengan suguhan ragam kreasi seni dari siswa kelas VII dan VIII, serta penganugerahan penghargaan kepada siswa-siswi kelas Sembilan yang berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik.


By: Kamaludin Koswara
Previous
Next Post »